
Pilihan Minuman Penambah Berat Badan Anak yang Mendukung Tumbuh Kembang
Minuman penambah berat badan anak yang baik bukan sekadar minuman tinggi kalori, melainkan minuman yang juga menyediakan protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Susu, smoothie buah dengan yoghurt atau alpukat, serta milkshake berbahan susu dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dikonsumsi anak yang cepat kenyang atau sedang susah makan. Namun, minuman tinggi gula seperti sirup, soda, teh manis, dan jus kemasan sebaiknya dibatasi karena lebih banyak memberikan kalori tanpa nilai gizi yang seimbang.
Minuman bergizi sebaiknya tetap diberikan sebagai pelengkap makanan utama, bukan pengganti makan. Waktu pemberiannya juga perlu diperhatikan agar anak tetap memiliki nafsu makan saat jam makan.
Kebutuhan ini bukan tanpa alasan. SSGI 2024 Kemenkes RI mencatat prevalensi underweight pada balita naik dari 15,9% pada 2023 menjadi 16,8% pada 2024, satu-satunya indikator gizi balita yang memburuk pada periode tersebut.
Kenapa Minuman Bisa Membantu Menaikkan Berat Badan Anak?
Ada alasan mengapa minuman dapat menjadi salah satu pilihan saat orang tua berusaha menambah berat badan anak. Berbeda dari makanan padat, minuman umumnya lebih mudah dikonsumsi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk dihabiskan.
Hal ini dapat membantu terutama pada anak yang:
- cepat kenyang;
- memiliki nafsu makan rendah;
- Â sedang berada dalam fase susah makan;
- Â sulit menghabiskan porsi makanan besar;
- Â membutuhkan tambahan energi di antara waktu makan.
Namun, bukan berarti semua minuman cocok digunakan sebagai penambah berat badan anak. Minuman tinggi gula memang mengandung kalori, tetapi tidak otomatis membuat pola makan anak lebih baik.
Yang perlu dikejar adalah kepadatan gizi, yaitu memberikan energi sekaligus nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Protein, kalsium, zat besi, zinc, vitamin, serta lemak sehat lebih bermanfaat dibanding sekadar menambah gula atau pemanis.
Untuk memahami masalah berat badan secara lebih lengkap, orang tua dapat membaca panduan Berat Badan Anak per Usia: Memahami Standar Ideal, Faktor Penentu, dan Nutrisi Pendukungnya. Dengan begitu, orang tua tidak hanya mengejar angka timbangan, tetapi juga memahami apakah pertumbuhan anak mengikuti jalurnya.
Pilihan Minuman Penambah Berat Badan & Kandungannya
|
Minuman |
Bahan Utama |
Kelebihan Gizi |
Catatan Pemberian |
|
Susu |
Susu atau susu formula sesuai usia |
Protein, energi, kalsium, vitamin dan mineral |
Berikan sesuai usia dan kebutuhan, jangan menggantikan makan utama |
|
Smoothie buah |
Buah + susu/yoghurt + alpukat |
Energi, protein, lemak sehat, vitamin |
Gunakan buah matang dan batasi gula tambahan |
|
Milkshake padat gizi |
Susu + buah + yoghurt/selai kacang |
Energi dan protein lebih tinggi |
Cocok sebagai selingan, bukan pengganti makan |
|
Minuman berbasis kacang |
Kedelai atau bahan kacang/biji sesuai toleransi |
Protein nabati dan variasi nutrisi |
Perhatikan alergi dan kelengkapan kandungan gizi |
|
Sirup, soda, teh manis, jus kemasan |
Gula atau pemanis + cairan |
Kalori, tetapi sedikit nutrisi penting |
Sebaiknya dibatasi karena berisiko menjadi sumber kalori kosong |
Minuman yang Sebaiknya Dibatasi
Tidak semua minuman berkalori dapat membantu memperbaiki kualitas pola makan anak. Beberapa justru membuat anak lebih cepat kenyang tanpa mendapatkan nutrisi yang cukup.
Sirup dan Minuman Manis
Sirup bisa mengandung gula dalam jumlah tinggi. Bila terlalu sering diberikan, anak mendapat tambahan kalori tetapi tidak memperoleh protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat dalam jumlah berarti.
Soda
Minuman bersoda sebaiknya tidak digunakan sebagai strategi untuk menaikkan berat badan. Selain tinggi gula, minuman seperti ini tidak memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan.
Teh Manis
Teh manis memang mudah diterima anak, tetapi bukan sumber protein, kalsium, maupun mikronutrien yang lengkap. Menjadikannya minuman rutin justru dapat menggeser minuman atau makanan yang lebih bergizi.
Jus Kemasan Tinggi Gula
Jus kemasan perlu dilihat label gizinya. Tidak semua produk berbahan buah memiliki kandungan gula yang rendah. Bila tujuan orang tua adalah menambah asupan anak, lebih baik memilih minuman yang sekaligus memberikan protein dan nutrisi penting.
Konsumsi gula tambahan yang terlalu banyak juga dapat meningkatkan risiko karies gigi dan menggeser konsumsi makanan yang lebih bernutrisi. WHO merekomendasikan asupan gula bebas dibatasi di bawah 10% total energi harian, dan idealnya di bawah 5% untuk manfaat kesehatan tambahan.
Baca Juga: Milestone Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 0–5 Tahun: Tahapan, Indikator, dan Cara Memantaunya
Resep Minuman Penambah Berat Badan untuk Anak
Berikut beberapa resep sederhana yang dapat dibuat di rumah.
Smoothie Pisang dan Yoghurt
Bahan:
- 1 buah pisang matang;
- 100 ml susu;
-  2–3 sendok makan yoghurt plain;
- 1 sendok makan selai kacang jika anak tidak alergi kacang.
Cara membuat:
Masukkan semua bahan ke blender, lalu haluskan hingga teksturnya lembut. Sajikan segera.
Kombinasi ini memberikan energi dari pisang, protein dari susu dan yoghurt, serta lemak dari selai kacang.
Smoothie Alpukat Susu
Bahan:
- ½ buah alpukat matang;
- 120 ml susu;
- ½ buah pisang;
- sedikit air jika diperlukan.
Cara membuat:
Blender seluruh bahan hingga lembut. Tidak perlu menambahkan gula karena pisang dan alpukat sudah memberikan rasa serta tekstur yang cukup.
Milkshake Mangga dan Yoghurt
Bahan:
-  ½ buah mangga matang;
- 100 ml susu;
- 2 sendok makan yoghurt plain.
Cara membuat:
Blender semua bahan sampai halus. Sajikan sebagai selingan setelah makan atau di antara waktu makan.
Kesimpulan
Minuman penambah berat badan anak yang baik adalah minuman yang padat gizi, bukan sekadar padat kalori. Susu, smoothie buah dengan yoghurt atau alpukat, dan milkshake berbahan susu dapat membantu melengkapi asupan energi dan protein anak yang cepat kenyang atau sedang susah makan.
Sementara itu, sirup, soda, teh manis, dan jus kemasan tinggi gula sebaiknya dibatasi karena lebih banyak menyumbang kalori kosong. Atur waktu pemberian agar minuman tidak mengganggu nafsu makan, dan tetap posisikan minuman sebagai pelengkap, bukan pengganti makanan utama.
Bila berat badan anak tetap sulit naik meskipun asupan sudah diperbaiki, penyebabnya perlu dievaluasi bersama dokter atau ahli gizi, bukan diatasi dengan menambah minuman terus-menerus.
Baca Juga:Â Apa Itu Pertumbuhan dan Perkembangan Anak? Definisi, Aspek, dan Faktor yang Mempengaruhinya
FAQ
Minuman apa yang bisa menambah berat badan anak dengan cepat?
Tidak ada satu minuman yang secara otomatis membuat berat badan anak naik dengan cepat dan sehat. Pilihan yang lebih baik adalah minuman padat gizi seperti susu atau smoothie yang mengandung protein, energi, dan lemak sehat. Peningkatan berat badan sebaiknya berlangsung sesuai kebutuhan dan pola pertumbuhan anak.
Apakah susu efektif untuk menaikkan berat badan anak?
Susu dapat membantu menambah asupan energi dan protein bila diberikan sebagai bagian dari pola makan seimbang. Namun, efektivitasnya bergantung pada kebutuhan anak secara keseluruhan. Susu tidak menggantikan makanan utama dan tidak menjamin berat badan otomatis naik.
Kapan waktu terbaik memberikan susu agar tidak mengganggu nafsu makan?
Susu sebaiknya diberikan setelah makan atau di antara waktu makan, bukan sesaat sebelum makan utama. Dengan begitu, anak tetap memiliki kesempatan untuk merasa lapar dan mengonsumsi makanan padat.
Kalau cari susu terjangkau tapi tetap bagus untuk tumbuh kembang anak, merek apa yang biasanya direkomendasikan?
Untuk anak usia 3 tahun ke atas, orang tua dapat mempertimbangkan susu untuk tumbuh kembang yang sesuai usia dan mengandung nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, zinc, serta DHA. Morinaga Chil*Go! merupakan salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap harian karena mengandung nutrisi tersebut.
Namun, pemilihan susu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan anak, kondisi kesehatan, pola makan, dan anggaran keluarga. Yang paling penting bukan mereknya saja, tetapi keseluruhan kualitas pola makan anak.
Apakah jus kemasan baik untuk menambah berat badan anak?
Jus kemasan tidak ideal dijadikan strategi utama untuk menambah berat badan karena sebagian produk dapat mengandung gula tambahan tinggi dan relatif rendah protein. Jika anak membutuhkan tambahan energi, pilihan seperti susu atau smoothie berbahan buah dan yoghurt lebih padat nutrisi.
Apakah anak yang susah makan boleh sering diberi minuman agar kebutuhan kalorinya tercukupi?
Minuman dapat membantu melengkapi asupan, tetapi terlalu banyak minuman justru bisa membuat anak cepat kenyang dan semakin sulit makan. Karena itu, berikan dalam waktu dan porsi yang sesuai serta tetap prioritaskan makanan utama.
Referensi
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. Kemenkes RI – SSGI 2024
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. Pilih-Pilih Makanan.  IDAI – Pilih-Pilih Makanan
- World Health Organization. (2015). Guideline: Sugars intake for adults and children. WHO – Sugars Intake Guideline
- World Health Organization. WHO Child Growth Standards. WHO Child Growth Standards
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang. Kemenkes RI – Pedoman Gizi Seimbang