
Manfaat Kolin untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Si Kecil
Istilah kolin mungkin asing bagi Bunda. Namun ternyata, nutrisi ini sangat penting untuk mengoptimalkan peran otak Si Kecil dalam meningkatkan memori maupun mengolah informasi. Yuk Bunda, kenali lebih dalam lagi tentang kolin dan makanan yang banyak mengandung nutrisi ini dalam uraian berikut ini.
Apa Itu Kolin?
Kolin adalah nutrisi yang bekerja pada otak untuk mengoptimalkan sel-sel dalam organ tersebut. Kolin umumnya telah dibentuk dal am tubuh Si Kecil sejak ia masih berada dalam kandungan Bunda, dan kadarnya semakin banyak apabila menu makanan Bunda ketika hamil juga banyak mengandung kolin.
Kolin memiliki fungsi dalam otak untuk membentuk suatu senyawa khusus bernama asetilkolin. Senyawa ini bekerja dalam otak Si Kecil sejak ia masih bayi untuk menyampaikan informasi, sehingga otaknya akan dapat berpikir dan ia pun menjadi cerdas.
Setelah lahir, Si Kecil memperoleh tambahan asupan kolin melalui ASI yang diminumnya dari Bunda. Apabila ia tidak menyusu lagi, maka ia dapat memperoleh kolin melalui berbagai makanan yang mengandung nutrisi tersebut.
Manfaat Kolin Untuk Si Kecil
Banyaknya kandungan kolin yang dimiliki tubuh Si Kecil memiliki manfaat besar bagi perkembangan otaknya, terutama saat ia mulai bersekolah.
Karena peranan kolin yang besar untuk menyampaikan informasi bagi otak, maka kolin bermanfaat untuk membantu perkembangan kognitif Si Kecil, khususnya dalam mengolah pelajaran yang diterimanya di sekolah. Kolin juga menjadikannya lebih tanggap dan dapat berpikir dengan analitis, serta mengemukakan ide-ide baru. Umumnya, anak-anak yang memperoleh asupan kolin akan cenderung lebih pandai.
Selain itu, kolin juga memiliki kontribusi dalam menyumbangkan energi bagi tubuh Si Kecil. Hal ini dikarenakan kemampuan kolin dalam mengubah lemak menjadi lebih cair. Sehingga, lemak akan mudah diproses oleh tubuh menjadi sumber energi.
Sumber Kolin Untuk Si Kecil
Ada banyak makanan yang menjadi sumber dari nutrisi kolin ini, misalnya ayam, hati sapi, hingga udang. Tak hanya itu saja, kolin juga dapat ditemukan pada sayur-sayuran yang ada di pasar, misalnya kentang, kembang kol, dan kacang polong.
Sumber makanan tersebut dapat disertakan dalam asupan menu harian Si Kecil. Misalnya pada udang dapat dipadukan dengan sayuran kentang untuk bekal Si Kecil. Sementara sumber makanan lain dapat diolah dengan cara direbus kemudian dikombinasikan dengan mayones.
Perlu Bunda ketahui juga bahwa kolin juga dapat ditemukan dalam susu Morinaga Chil*Go! Setiap sajiannya dapat memenuhi sekitar 6% kebutuhan kolin Si Kecil. Yuk, kenali lebih jauh tentang Morinaga Chil*Go! di sini: Morinaga Chil*Go!, Merek Susu untuk Kecerdasan Otak Anak.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan. Kolin sebagai Zat Gizi Penting Untuk Fungsi Otak. Diakses pada 6 Juni 2024. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/880/kolin-sebagai-zat-gizi-penting-untuk-fungsi-otak
- Institut Pertanian Bogor. Mengenal Manfaat Kolin. Diakses pada 6 Juni 2024. https://dri.ipb.ac.id/mengenal-manfaat-kolin/