Jenis Susu Anak dan Perbedaan Kandungannya

Mengenal Jenis Susu Anak dan Perbedaan Kandungannya

Ditulis Oleh : Morinaga Chilgo

Diterbitkan: 5 September 2024

Susu mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang penting untuk optimalkan tumbuh kembang Si Kecil. Agar optimal, Bunda dapat memilih jenis susu yang sesuai dengan kebutuhan nutrisinya, misalnya susu dari susu sapi yang memang paling banyak dikonsumsi.

Namun ada beberapa jenis susu lainnya yang juga dapat diberikan kepada Si Kecil karena pertimbangan lain. Misalnya, jika ia alergi terhadap protein susu sapi, Bunda dapat menggantikan sumber nutrisinya dengan susu soya.

Nah, ada apa saja susu di pasaran yang mampu mendukung pertumbuhan? Yuk, baca di sini.

Mengenal Jenis Susu yang Cocok untuk Anak

Ada banyak jenis susu anak yang dapat Bunda pilih dan sajikan untuk Si Kecil setiap hari. Simak perbedaannya berikut ini.

Susu Sapi 

Susu sapi adalah jenis susu yang paling umum dikonsumsi oleh anak-anak dan dewasa. Susu sapi ini kaya akan kalsium, protein yang berkualitas tinggi, vitamin D, vitamin B12 dan zat besi. Seluruh nutrisi ini diperlukan untuk memperkuat pertumbuhan tulang, mendukung perkembangan otak, dan meningkatkan fungsi sistem saraf pada Si Kecil.

Susu sapi juga menyediakan sumber energi yang penting untuk mencukupi kebutuhannya. Karena energi yang dihasilkannya cukup besar, maka susu ini menjadi pilihan yang populer untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak.

Jika Bunda ingin memberikan susu sapi untuk Si Kecil, pilihlah susu yang sesuai dengan umurnya ya. Misalnya, jika ia masih berumur 1 tahun, Bunda dapat memberinya susu Morinaga Chil*Go!, yang tentu saja dalam pemberiannya tetap perlu disertai ASI sambil tetap berkonsultasi dengan dokter. Yuk, kenali lebih dalam lagi tentang Morinaga Chil*Go! 1+ ini di halaman berikut ini: Susu Pertumbuhan untuk Anak 1 Tahun, Terjangkau Bun.

Susu Soya atau Susu Kedelai 

Susu soya atau susu kedelai adalah alternatif yang baik untuk anak-anak yang alergi terhadap protein susu sapi atau mengalami intoleransi laktosa. 

Susu kedelai mengandung protein nabati berkualitas tinggi dan difortifikasi dengan kalsium serta vitamin D untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak. Selain itu, susu kedelai mengandung asam lemak sehat dan serat yang baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan. 

Susu Bebas Laktosa

Susu yang bebas laktosa, artinya tidak mengandung laktosa. Laktosa sendiri merupakan gula alami dalam tubuh mamalia (seperti sapi, kambing, kuda, bahkan ASI). Di dalam tubuh, gula ini akan diolah menjadi glukosa dan galaktosa yang merupakan sumber energi. Bunda dapat mempelajari lebih lanjut manfaat laktosa di sini: Manfaat Laktosa pada Susu Anak: Nutrisi untuk Pertumbuhan Optimal.

Sifatnya yang tidak mengandung laktosa memudahkannya untuk dicerna oleh tubuh. Maka, minuman ini lebih aman dikonsumsi anak-anak dengan kondisi intoleransi laktosa.

Meskipun tidak mengandung laktosa, nutrisi di dalamnya masih mirip dengan susu sapi biasa. Antara lain protein, kalsium, vitamin maupun mineral lainnya, untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi dan berat badan. 

Susu Non-Dairy

Non-dairy bermakna tidak mengandung produk yang dihasilkan dari susu sapi. Susu non-dairy dibuat dari berbagai sumber tanaman, misalnya kacang almond, kelapa, oat, atau kedelai. Pada pembuatannya, bahan-bahan ini dihaluskan dulu, lalu ditambah air. 

Kadar nutrisi dari masing-masing bahan susunya, akan menentukan gizi dari produknya nanti. Susu oat misalnya, memiliki kandungan serat lebih banyak. Susu yang terbuat dari kacang, mengandung lebih banyak lemak sehat.

Semua susu non-dairy mengandung protein nabati, mineral, dan vitamin, sehingga hampir selalu cocok untuk anak-anak. Produk ini dapat menjadi pilihan bagus untuk anak-anak dengan intoleransi laktosa atau memang dibesarkan dalam keluarga vegetarian.

Susu UHT

Susu UHT, singkatan dari Ultra High Temperature, adalah susu yang telah menjalani proses pemanasan ekstrem untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan dan memperpanjang masa simpan susu. 

Proses ini juga menghilangkan kebutuhan untuk penyimpanan dingin, sehingga susu UHT bisa disimpan pada suhu kamar tanpa perlu pendingin. 

Susu UHT mengandung nutrisi yang serupa dengan susu segar. Jenis susu ini dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti minuman, sereal, atau bahan baku dalam memasak. Bila Bunda sedang mengajak anak jalan-jalan atau ketika anak sedang tidak mau minum susu biasa, susu UHT adalah pilihan yang praktis. 

Namun, Bunda mungkin masih bertanya-tanya apakah boleh susu UHT untuk anak 1 tahun. Cari tahu jawabannya di sini: Susu UHT Anak untuk Anak 1 Tahun. 

Susu Whole Milk (Full Cream)

Susu whole milk adalah jenis susu sapi yang memiliki kandungan lemak penuh atau tinggi. Susu ini tidak mengalami proses penghilangan lemak seperti susu skim atau susu rendah lemak. 

Jenis susu whole milk kaya akan nutrisi, terutama lemak yang dapat memberikan rasa kenyang, vitamin D, vitamin A, dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat.

Kandungan lemak dalam susu whole milk membuatnya memiliki rasa yang lebih kaya dan krimi dibandingkan dengan varian susu rendah lemak. 

Meskipun mengandung lebih banyak lemak, susu ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi anak-anak yang memerlukan asupan kalori tambahan atau yang memiliki masalah dengan pertumbuhan berat badan.

Susu Rendah Lemak 

Susu rendah lemak juga cocok untuk anak yang memiliki berat badan berlebih atau gemuk dan membutuhkan asupan kalori yang lebih terkendali. Jenis susu ini juga membantu mengurangi risiko obesitas pada anak-anak. 

Susu rendah lemak memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dibandingkan susu sapi biasa, namun tetap mempertahankan kandungan nutrisi penting seperti kalsium, protein, vitamin D, dan vitamin B12. 

Manfaatnya, Bunda bisa membantu menjaga kesehatan Si Kecil tanpa mengorbankan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Meskipun rendah lemak yang berarti asupan kalori yang lebih sedikit, susu ini tetap menyediakan protein berkualitas tinggi untuk mendukung pertumbuhan otot dan jaringan tubuh, serta kalsium dan vitamin D untuk memperkuat tulang dan gigi.

Susu Organik 

Susu organik adalah jenis susu yang dihasilkan dari sapi yang diberi makan pakan organik dan diurus sesuai dengan pedoman pertanian organik. Sapi dalam sistem organik ini biasanya tidak menerima pakan yang mengandung pestisida, hormon pertumbuhan sintetis, atau antibiotik. Susu organik sering kali dianggap sebagai opsi yang lebih alami dan bebas dari residu kimia. 

Susu organik mengandung nutrisi penting seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, vitamin D, vitamin A, vitamin B12, zat besi, dan asam lemak omega-3. Kandungan nutrisi ini serupa dengan susu sapi pada umumnya. 

Itulah beberapa jenis susu anak. Bunda, untuk memilih susu bagi Si Kecil, Bunda perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, agar dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Seperti Morinaga Chil*Go! misalnya, merupakan produk yang dapat Bunda andalkan untuk meningkatkan tumbuh kembang Si Kecil. Yuk, simak manfaat produknya di sini: Manfaat Susu Morinaga Chil*Go! untuk Tumbuh Kembang Anak.

Referensi: 

  • Iannelli, Vincent, MD. 2020. Why Drinking Milk Is Recommended for Kids and What Milk Is Best. https://www.verywellfamily.com/milk-nutrition-and-recommendations-for-kids-2633871. Diakses pada 18 Juli 2024. 
  • Rachel MS, RD, LDN, CSSD, CBS. What Type of Milk Should My Toddler Drink?. https://www.happyfamilyorganics.com/learning-center/article/milk-and-milk-alternatives-for-baby-and-toddler/. Diakses pada 18 Juli 2024.