
Ketahui Penyebab Feses Si Kecil Menjadi Berwarna Hitam
Warna feses Si Kecil bisa menjadi petunjuk penting tentang kesehatannya. Saat warna fesesnya berubah menjadi hitam, Bunda mungkin bertanya-tanya apa yang menyebabkan perbedaan ini. Terkadang, perubahan warna hanya disebabkan oleh makanan berpigmen gelap yang baru dikonsumsinya. Namun dalam beberapa kasus, warna hitam pada feses bisa menandakan adanya masalah kesehatan.
Memahami berbagai penyebab feses berwarna hitam dapat membantu Bunda mengenali tanda-tanda yang mungkin membutuhkan perhatian lebih. Mari kita simak apa saja faktor yang bisa menyebabkan perubahan ini, mulai dari konsumsi makanan hingga kondisi yang memengaruhi kesehatan pencernaan Si Kecil.
Konsumsi Makanan Berwarna Gelap
Salah satu penyebab paling umum dari feses berwarna hitam adalah konsumsi makanan yang mengandung pigmen berwarna gelap. Contohnya dapat berupa buah bit, ceri, ataupun buah bluberi. Makanan yang kaya akan pewarna tambahan dan sering Bunda temukan pada camilan yang dijual di toko-toko juga dapat mengubah warna feses Si Kecil.
Jika mendapati fesesnya berubah warna menjadi hitam setelah konsumsi makanan tertentu, dan ia tidak mengalami gejala apapun, Bunda tidak perlu khawatir. Perubahan warna ini adalah reaksi normal pencernaan dan umumnya akan hilang dalam waktu 1-2 hari berikutnya.
Perdarahan pada Saluran Pencernaan
Pendarahan pada saluran pencernaan juga dapat menyebabkan feses berwarna hitam. Pada situasi ini, dinding kerongkongan, lambung, dan usus mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Contohnya adalah ketika seorang anak mengalami tukak lambung, yaitu luka pada lapisan lambungnya sehingga lambung tersebut mengalami pendarahan.
Darah tersebut akan bercampur dengan enzim pencernaan dan sisa makanan, sehingga menghasilkan feses yang berwarna hitam. Enzim tersebut juga menyebabkan tekstur yang kental pada feses.
Pendarahan ini lama-kelamaan dapat menyebabkannya kekurangan darah, padahal darah yang cukup diperlukannya untuk fungsi jantungnya. Karena itu, jika Si Kecil mengeluarkan feses yang hitam dan kental, Bunda harus segera memeriksakannya kepada dokter.
Feses Bercampur dengan Cairan Empedu
Feses yang bercampur dengan cairan empedu juga dapat terlihat hitam, apabila terjadi masalah pada saluran empedu atau pencernaannya. Misalnya, Si Kecil mengalami peradangan pada saluran empedu, yang terjadi akibat infeksi bakteri.
Pada penyakit ini, umumnya didahului demam selama beberapa hari, dan matanya akan menjadi kuning karena cairan empedu akan mempengaruhi warna matanya juga. Karena itu, apabila selain perubahan pada feses, perubahan juga terjadi pada warna matanya, sebaiknya Bunda memeriksakannya pula kepada dokter.
Efek Suplemen Zat Besi
Apabila Si Kecil sering memperoleh suplemen zat besi, misalnya karena ia mengalami anemia, maka mungkin saja fesesnya menjadi hitam. Perubahan warna ini merupakan efek samping suplemen, dan dapat menghilang apabila pemberian suplemennya juga dihentikan.
Perubahan tersebut terjadi saat zat besi yang belum terserap di usus bercampur dengan mikroorganisme (seperti bakteri) dalam saluran pencernaan, sehingga membuat feses Si Kecil berubah menjadi warna hitam.
Dengan pemberian cukup makanan yang mengandung zat besi secara teratur, ia tidak perlu mengonsumsi suplemen yang mengandung mineral tersebut lagi dan warna fesesnya akan dapat berubah menjadi normal. Sebagai alternatif lainnya, Bunda dapat memberinya susu yang mengandung mineral ini.
Zat besi dalam susu sangat mudah untuk diserap tubuh, sehingga akan memberikan manfaat yang efektif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil. Akan lebih bijaksana lagi bagi Bunda jika memilih susu yang tidak hanya mengandung zat besi, tetapi juga kaya akan berbagai mineral lainnya dan nutrisi yang meningkatkan kecerdasannya. Yuk, kenali selengkapnya susu tersebut dalam artikel berikut: Merek Susu yang Kaya Akan Zat Besi untuk Mencerdaskan Otak.
Referensi:
- Verywell Health. Causes of black stool. Diakses pada 03 Oktober 2024. https://www.verywellhealth.com/causes-of-black-stool-1941711
- Klik Dokter. Waspada, Inilah Penyebab dan Gejala Tukak Lambung pada Anak. Diakses 12 Oktober 2024. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-anak/waspada-inilah-penyebab-dan-gejala-tukak-lambung-pada-anak
- Kemenkes. Cholangitis. Diakses 12 Oktober 2024. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/135/cholangitis