
Jam Tidur Anak yang Ideal Sesuai dengan Usianya
Tahukah Bunda, anak-anak di usia balita sebaiknya tidur sejak pukul 8 malam. Pukul 8 malam ini merupakan jam tidur yang ideal, dan dengan pergi tidur pada waktu ini, tubuhnya akan dapat memproduksi hormon pertumbuhan untuk mendukung tumbuh kembangnya selama masa kanak-kanak ini.
Agar kesehatannya selalu terjaga baik tanpa adanya gangguan, pelajari tentang jam tidur yang ideal berikut ini, yuk.
Jam Tidur Anak yang Ideal Berdasarkan Usianya
Menurut Journal of Clinical Medicine, jam tidur anak yang ideal dibagi berdasarkan beberapa kelompok usia. Mulai dari usia 1-2 tahun, waktu istirahatnya adalah selama 11- 14 jam per hari, termasuk tidur siang.
Lalu, jika usianya beranjak ke 3-5 tahun, rentang waktunya berkurang menjadi 10-14 jam per hari, terbagi untuk istirahat siang dan malam hari. Sementara, pada usia 6-12 tahun, minimal ia harus tidur selama 9-12 jam per hari.
Pada usia sekolah, istirahat yang cukup akan membantu meningkatkan konsentrasi dan keterlibatannya di kelas. Tubuhnya pun akan menjadi lebih sehat. Namun, Bunda juga perlu memahami, bahwa tidak hanya sekadar durasi waktunya yang tepat ya. Sebab, kualitas tidurnya juga harus diperhatikan agar manfaatnya lebih maksimal.
Pentingnya Jam Tidur yang Konsisten
Jadwal istirahat yang konsisten menjadi penting bagi kesehatan, sebab ketika istirahat pada malam hari, tubuh mengisi ulang energi, melakukan pemulihan sekaligus membuang racun dalam tubuh. Jika waktu istirahatnya terjadwal dengan pasti, maka kualitas istirahatnya pasti semakin meningkat karena tubuhnya telah membiasakan diri.
Menjaga kebiasaan beristirahat ini akan membantu Si Kecil memahami kapan waktunya untuk beristirahat atau beraktivitas. Tanpa perlu disuruh, ia akan merasa aman, nyaman, sehingga siap tidur sesuai jadwalnya tanpa harus rewel.
Saat usianya bertambah, kebiasaan baik ini akan mengoptimalkan kesehatan mental dan fisiknya secara keseluruhan. Maka, pada saat remaja nanti, risikonya mengalami insomnia ataupun gangguan tidur lainnya juga akan berkurang.
Manfaat Tidur yang Cukup untuk Tumbuh Kembang
Tidur memainkan peran penting pada perkembangan Si Kecil mulai dari fisik, emosional dan kognitifnya. Hormon pertumbuhan dilepaskan di fase istirahat pada malam hari, sehingga memaksimalkan pertumbuhan tulang dan perkembangan ototnya.
Di usia balita, istirahat siang juga sama pentingnya, karena di waktu itu otak dapat berkembang dan meningkatkan fokus. Jadi ketika bangun tidur, ia makin energik dan ceria ketika beraktivitas. Sebenarnya, tidak hanya kemampuan motoriknya bertumbuh, tetapi juga fungsi kekebalan tubuhnya meningkat, tidak mudah terserang penyakit serta infeksi.
Kemampuan emosionalnya juga lebih membaik, karena Si Kecil menjadi cenderung tidak mudah rewel. Ketika bersama dengan sebayanya, ia tidak mudah marah dan menampilkan wajah murung. Bahkan, ia juga mampu belajar mengontrol emosinya dengan baik, sehingga membuatnya tidak mudah tantrum saat menginginkan sesuatu.
Beristirahat dengan cukup juga ikut meningkatkan perkembangan otak dan kemampuan kognitifnya. Menurut Centric Health, anak yang tidur nyenyak cenderung berprestasi secara akademik di sekolah. Ia akan lebih mudah memecahkan masalah, lebih kreatif, dan mudah mempelajari keterampilan baru. Sebab, otak membentuk jalur baru ketika tidur di malam hari, sehingga membantunya mudah dalam mempelajari informasi baru.
Untuk lebih memahami pentingnya tidur siang bagi tumbuh kembang Si Kecil, Bunda bisa membaca artikel ini: Manfaat Tidur Siang untuk Pertumbuhan Si Kecil.
Tips untuk Memiliki Jam Tidur yang Rutin
Cara terbaik agar Si Kecil mendapatkan istirahat yang berkualitas ialah membentuk jam tidur yang rutin. Jam ini bisa dimulai dari membiasakannya mengenal batasan waktu bermain. Misalnya, satu jam sebelum waktu tidur, Bunda mulai mengingatkannya serta mematikan seluruh alat-alat elektronik seperti smartphone, TV, atau tablet.
Kemudian, isi waktu tersebut dengan rutinitas harian seperti mencuci tangan, kaki, dan menyikat gigi. Ciptakan lingkungan tempat istirahat menjadi nyaman dengan membacakan buku cerita dan mendengarkan musik tenang, serta jangan lupa mematikan lampu atau bisa menggunakan lampu tidur.
Meski begitu, penting diingat bahwa membiasakan hal-hal yang baik bakal memerlukan kesabaran tinggi. Oleh karenanya, Bunda harus mengatur waktu istirahat selalu sama setiap harinya dan buatlah Si Kecil merasa rileks agar mudah terlelap.
Bunda, memberikan Si Kecil susu hangat sebelum beristirahat di malam hari membantunya lebih rileks sehingga tidurnya jadi lebih nyenyak. Yuk, cari tahu manfaat minum susu sebelum tidur lainnya berikut ini: Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur untuk Anak.
Referensi:
Journal of Clinical Medicine. Recommended Amount of Sleep for Pediatric Populations: A Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine. Diakses pada tanggal 21 Juni 2024. https://jcsm.aasm.org/doi/10.5664/jcsm.5866
Info Sehat FK UI. Dokter Ungkap Anak di Atas 4 Tahun Tak Wajib Tidur Siang, Apa Alasannya? Diakses pada tanggal 21 Juni 2024. https://fk.ui.ac.id/infosehat/dokter-ungkap-anak-di-atas-4-tahun-tak-wajib-tidur-siang-apa-alasannya
Centric Health. The Importance of Structured Sleep for Children. Diakses pada tanggal 21 Juni 2024. https://www.centrichealth.ie/health-wellness-blog/why-sleep-is-incredibly-important-for-childrens-development/
Kids Health. Kids and Sleep. Diakses pada tanggal 21 Juni 2024. https://kidshealth.org/en/parents/sleep.html